Polisi usut penyebab kebakaran pabrik plastik di Cengkareng

9 hours ago 9

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian menyelidiki penyebab kebakaran pabrik plastik di Jalan Bojong Raya No.26, RT 05/RW04 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, yang awalnya diduga disebabkan oleh tembakan petasan.

"Masih dalam penyelidikan, karena diduga anak-anak sekitar bangunin sahur menggunakan petasan. Jadi masih kita lidik," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat.

Gultom pun membenarkan bahwa warga sekitar serta sekuriti pabrik telah mengimbau para remaja untuk tidak menyalakan petasan di sekitar lokasi tersebut.

"Sudah diimbau oleh warga sekitar dan sekuriti supaya jangan menggunakan petasan atau kembang api saat bangunin sahur," kata Gultom.

Namun demikian, penyebab pasti kebakaran tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian.

"Itu masih diduga ya (disebabkan tembakan petasan). Kita harus lakukan penyelidikan supaya jelas," tuturnya.

Hingga kini pihak pabrik pun belum membuat laporan polisi terkait insiden kebakaran itu. "Belum ada," katanya.

Baca juga: Pabrik plastik di Cengkareng terbakar diduga akibat akibat petasan

Sebelumnya, kebakaran yang melanda pabrik plastik di Jalan Bojong Raya Nomor 26 RT 05/RW 04 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat dini hari, diduga dilempari petasan oleh sekelompok remaja.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan, berdasarkan pengakuan sekuriti di lokasi, petasan itu dilemparkan sekelompok remaja.

"Sementara diduga karena percikan petasan. Sekitar pukul 03.23 WIB, menurut penuturan sekuriti, pada awal kejadian, terdapat remaja bermain petasan," kata Syaiful saat dikonfirmasi di Jakarta.

Para remaja nakal itu sempat dilarang oleh petugas sekuriti. Namun larangan itu membuat mereka semakin menjadi-jadi.

"Sempat ditegur oleh sekuriti PT yang persis bersebelahan dengan TKP. Namun para remaja tidak terima dan semakin intens memasang petasan di sekitar area tersebut," tutur Syaiful.

Akibatnya, salah satu petasan masuk ke dalam pabrik plastik dan membakar isi pabrik tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut.

Baca juga: Total bangunan terbakar sebanyak 19 unit di Tegal Alur Jakarta Barat

Baca juga: Kebakaran di Kalideres diduga berasal dari gudang palet kayu

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |