Seorang pria tewas dibacok orang tak dikenal di Cengkareng Jakbar

2 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Seorang pria berinisial A tewas setelah menjadi korban pembacokan di Pedongkelan 8, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin sekitar pukul 14.00 WIB.

Pantauan di lokasi pada pukul 16.00 WIB, korban tergeletak di pinggir jalan dalam posisi duduk dengan wajah tersandar pada pagar rumah warga dalam keadaan tak bernyawa. Darah terlihat berceceran di sekitar lokasi kejadian.

Korban mengenakan kaos lengan panjang berwarna hitam dengan celana pendek belang. Sejumlah warga tampak mengerumuni lokasi sambil membicarakan insiden tersebut.

Sementara itu, sejumlah petugas polisi dari Polres Metro Jakarta Barat dan tim INAFIS masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sebelum akhirnya korban dievakuasi.

Seorang warga di lokasi bernama Husein (50) mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

"Jadi saya lagi kerja tuh, tiba-tiba ada yang teriak. Pas saya cek, ternyata ada kejadian (pembacokan). Tadi sih saya lihatnya saat udah berdarah, enggak tau persis kejadiannya," kata pria yang bekerja di bengkel kayu samping lokasi korban dibacok.

Berdasarkan informasi yang ia dengar, korban awalnya pulang membeli pulsa untuk ponsel. Insiden pembacokan itu terjadi saat korban hendak kembali ke tempatnya bekerja, yakni toko roti yang juga tak jauh dari lokasi insiden.

"Infonya dia ini lagi pulang beli pulsa, terus kejadian dah tuh," kata Husein.

Adapun, korban rupanya baru kembali dari kampung halamannya di Pandeglang pada Minggu (3/5) malam, setelah beberapa waktu berlibur.

"Jadi baru semalam pulang dari kampung. Dia udah kerja lama di toko roti, tapi pulang kampung. Nah, baru semalam balik ke sini," katanya.

Husein mengatakan saat melihat korban tergeletak dalam keadaan bersimbah darah, tak ada satu pun warga yang berani menyentuh korban.

"Enggak ada yang berani menyentuh. Polisi kemudian datang sekitar satu jam kemudian, baru korban dievakuasi," kata dia.

Husein menduga peristiwa tersebut berkaitan dengan masalah pribadi antara korban dan pelaku.

"Dugaannya mungkin ada dendam, soalnya kejadiannya tiba-tiba siang hari," kata Husein.

Baca juga: Polisi ungkap kronologi lengkap pembacokan di Cakung Jaktim

Baca juga: Polisi tangkap pelaku pembacokan pria di Cilincing

Baca juga: Polisi tangkap empat pelaku pengeroyokan dan pembacokan di Cilandak

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |