Kronologi mobil ugal-ugalan tabrak sejumlah motor di Meruya

3 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Polisi membeberkan kronologi kecelakaan lalu lintas ulah sopir ugal-ugalan di Jalan Haji Lebar, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa pagi.

Sopir dari Toyota Avanza bernomor polisi B 2564 TFU diketahui bernama Christian Lambok (23).

"Kendaraan minibus Toyota Avanza yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial CLP melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Haji Lebar. Setibanya di dekat area Dapur MBG, mobil tersebut menabrak sepeda motor," ujar Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto saat dikonfirmasi, Selasa.

Meski kendaraan yang mengalami lecet ada lima, Joko menyebut bahwa kendaraan yang ditabrak pelaku yakni Yamaha bernomor polisi B 4829 SPU dan Honda Beat B 5319 BNU mengalami kerusakan cukup parah.

"Akibat tabrakan beruntun ini, kedua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka," kata Joko.

Joko menuturkan, korban berinisial NDN yang merupakan pengendara Yamaha mengalami luka memar pada bagian tangan kanan

Sedangkan korban SE yang mengendarai Honda mengalami luka memar pada bagian kaki kiri.

"Kedua korban luka langsung dilarikan ke RSUD Kembangan untuk mendapatkan penanganan medis," kata Joko.

Kini para korban sudah diperbolehkan pulang karena tak mengalami luka serius.

"Setelah diperiksa, keduanya kini sudah diperbolehkan pulang karena luka yang dialami tidak terlalu berat," ujar Joko.

Sementara itu, hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami insiden tersebut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

"Untuk dugaan sementara penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh anggota di lapangan," ujar Joko.

Saksi mata di lokasi kejadian, Yan, menuturkan kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 08.00 WIB saat kondisi arus lalu lintas di lokasi sedang padat.

"Mobil kencang dari arah (Maroedja Sport Center) yang memang enggak macet di jalur dia. Terus naik trotoar dan langsung banting kanan. Posisi kan padat, langsung ngajar motor segala macam," kata Yan saat ditemui di lokasi, Selasa.

Yan menyebut, setidaknya ada empat unit sepeda motor dan satu unit mobil yang menjadi korban hantaman kendaraan ugal-ugalan tersebut.

Dari deretan kendaraan roda dua yang tertabrak, satu unit motor Yamaha NMax mengalami kerusakan paling parah.

"Motor ada empat. Yang paling parah NMax, hancur total. Ada juga mobil satu yang kena di belakang, cuma pengemudinya ibu-ibu mungkin panik jadi langsung pergi," jelas Yan.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi warga ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Pengemudi pada luka-luka, langsung dibawa ke rumah sakit atau klinik semua. Ada sekitar tiga orang yang dibawa, pada berdarah-darah," ungkapnya.

Warga yang berada di lokasi pun langsung melakukan pengejaran hingga pengemudi berhasil dihentikan di kawasan Karyawan 3, Karang Tengah, Ciledug.

"Dia berhenti sebentar terus langsung kabur bablas. Dikejar warga, kena di Karyawan 3 Karang Tengah. Sekitar jam 10.00 WIB tadi pengemudinya sempat dibawa lagi ke sini (TKP)," tutur Yan.

Berdasarkan pengamatan Yan, pengemudi mobil tersebut merupakan seorang pria yang diperkirakan berusia di bawah 30 tahun dan mengendarai mobil seorang diri.

Saat diamankan dan dibawa kembali ke lokasi kejadian, pengemudi terlihat dalam kondisi lemas dan enggan bersuara.

"Posisinya sendiri di mobil, masih anak muda, mungkin umurnya di bawah 30 tahun. Pas dibawa ke sini dia cuma lemas, diam doang, enggak ngomong apa-apa," pungkasnya.

Baca juga: Polisi tangkap pengendara mobil ugal-ugalan tabrak sejumlah pemotor

Baca juga: Kronologi Jule terseret kasus vape etomidate hingga direhabilitasi

Baca juga: Kronologi perempuan ditendang saat antre makanan di Senayan City

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |